MADURA, RABU (30/09/2026) – Konsistensi dalam memuliakan sesama dan merawat kepedulian kembali ditunjukkan oleh pengusaha muda asal Madura, H. Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali. Setelah sebelumnya sukses membantu kebutuhan dapur warga melalui program BBM dan isi ulang gas LPG gratis, gerakan kemanusiaan tersebut sukses kembali dituntaskan sore tadi, Rabu (30/9/2026).
Melalui lembaga sosial yang didirikannya, Yayasan Bani Insan Peduli (BASHRA BIP), Bang Ali mengomandoi langsung penyaluran BBM gratis secara serentak yang menjangkau empat kabupaten di Pulau Garam: Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.
Sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, suasana di sejumlah titik SPBU strategis se-Madura Raya berlangsung hangat dan tertib. Aksi ini menyasar langsung para pejuang keluarga pengendara roda dua yang menggantungkan hidup di jalan raya—seperti pengemudi ojek online, kurir pengantar barang, pedagang keliling, pekerja harian beroda dua, hingga ibu rumah tangga yang sedang beraktivitas harian.
Raut bahagia dan ucapan syukur tak henti terucap dari para penerima manfaat. Achmad (42), seorang pengemudi ojek online yang ditemui di SPBU area Pamekasan, mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan langsung ini di tengah ketatnya persaingan mencari penumpang.
“Jujur, bantuan sore ini sangat berarti buat kami para pejuang jalanan. Tarikan penumpang hari ini lagi sepi, tiba-tiba dapat BBM gratis penuh satu tangki. Uang yang seharusnya buat beli bensin bisa langsung saya bawa pulang utuh untuk beli beras dan susu anak di rumah. Terima kasih banyak Bang Ali dan BASHRA BIP, semoga rezekinya makin lancar dan berkah,” ujar Achmad dengan mata berkaca-kaca.
Ungkapan senada disampaikan oleh Rahmat (35), seorang pedagang keliling roda dua yang melintas di kawasan Sampang. Menurutnya, kepedulian seperti ini memberikan napas lega bagi para pengendara yang menggantungkan mobilitas harian pada bahan bakar motor.
“Alhamdulillah, tidak disangka-sangka sore ini tangki motor bisa terisi penuh gratis. Bang Ali ini memang terkenal sangat perhatian sama orang kecil. Kemarin dapur di rumah dibantu gas LPG, sekarang motor buat keliling jualan diisi bensin. Semoga kebaikan beliau dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” tuturnya polos.
Founder BASHRA BIP, H. Ali Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa aksi sosial sore tadi lahir dari ikhtiar sederhana untuk hadir memberikan kemudahan di tengah kondisi masyarakat yang sedang bersusah payah mendapatkan BBM.
“Kita tahu bersama, saat ini kondisi BBM sedang susah. Tidak sedikit dari saudara-saudara kita yang sudah rela mengantre panjang, tapi pada akhirnya tetap tidak kebagian. Niat kami sederhana, kami hanya ingin berbagi dan sedikit meringankan beban itu. Mereka yang sudah bersusah payah mengantre sore tadi, kita gratiskan sepenuhnya. Mudah-mudahan ikhtiar kecil ini bisa menghadirkan sedikit penawar lelah, memberikan napas lega, serta menjadi jalan keberkahan bagi para pejuang keluarga di Madura,” tutur Bang Ali dengan tulus.
Aksi pembagian BBM gratis sore tadi melengkapi rekam jejak kepedulian panjang yang konsisten dibangun BASHRA BIP. Dalam beberapa tahun terakhir, yayasan ini aktif menebar manfaat, mulai dari santunan berkala untuk ribuan anak yatim, kaum dhuafa, hingga para penyandang disabilitas di berbagai penjuru daerah.
Jejak kemanusiaan tersebut bahkan mencatatkan sejarah pada Maret 2026 lalu, saat BASHRA BIP meraih penghargaan Rekor MURI atas penyelenggaraan santunan bagi 3.000 anak yatim di Kabupaten Pamekasan. Rantai kebaikan itu terus bersambung melalui bantuan khusus untuk 2.000 penyandang disabilitas pada April 2026, santunan di Jakarta Selatan, hingga penyaluran tali asih bagi ratusan guru ngaji di Palengaan.
Tak sekadar menyalurkan bantuan jangka pendek, BASHRA BIP di bawah kepemimpinan Bang Ali juga aktif membuka jalan harapan warga. Di antaranya lewat pembiayaan puluhan paket umrah gratis, program perbaikan rumah tidak layak huni, hingga pembangunan sarana asrama tahfiz Al-Qur’an.
Dedikasi mendalam yang melampaui sekat wilayah tersebut mengantarkan sang Founder BASHRA BIP meraih pengakuan internasional. Pada Jumat (25/9/2026) lalu, Bang Ali resmi dianugerahi dua penghargaan bergengsi tingkat Asia dalam ajang Asia Award Media di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Namun di balik apresiasi tinggi tersebut, pengusaha yang dikenal rendah hati ini tetap menempatkan masyarakat sebagai pemilik sejati dari setiap pencapaian yang diraih.
“Penghargaan itu sepenuhnya milik anak-anak yatim, dhuafa, dan seluruh warga yang selalu mendoakan perjuangan ini. Tanpa doa dan ketulusan mereka, gerakan sosial ini tidak akan pernah berjalan sejauh ini,” tegasnya.
Menutup keterangannya usai rangkaian acara sore tadi berjalan lancar dan kondusif, Bang Ali berharap gema kebaikan ini terus menjalar dan menginspirasi banyak pihak di Pulau Madura.
“Alhamdulillah, rangkaian aksi sore tadi berjalan penuh keberkahan. Kami berharap senyum dari para pejuang jalanan hari ini menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk terus menggemakan spirit Fastabiqul Khairat—berlomba-lomba menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” pungkas Bang Ali.











