3.000 Anak Yatim, 6.000 Peserta, dan Rekor MURI: Keajaiban Ramadan BIP di Pamekasan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Langsung tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)! Bani Insan Peduli (BIP), lembaga sosial yang digagas pengusaha muda peduli, Ali Zainal Abidin, sukses menyelenggarakan program sosial berskala terbesar untuk anak yatim di Kabupaten Pamekasan, Jumat (6/3/2026).

Dalam kegiatan spektakuler yang berlangsung di Gedung Bakorwil IV, 3.000 anak yatim menikmati buka puasa bersama sekaligus belanja gratis, disaksikan ribuan masyarakat, relawan, dan pendamping. Jumlah peserta mencapai 6.000 orang, menjadikan acara ini langsung diakui sebagai salah satu program sosial terbesar dan terpanjang di Indonesia, resmi dicatat oleh MURI.

Sejak sore, Gedung Bakorwil dipenuhi keceriaan, tawa, dan senyum anak-anak yatim, sementara panitia menyiapkan santunan, baju Lebaran, dan ribuan porsi makanan khas Madura.

Puncak acara menghadirkan 3.000 balon harapan yang dilepaskan ke langit, simbol doa dan impian anak-anak yang sekaligus menegaskan kepedulian sosial BIP.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, hadir langsung untuk memberikan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan luar biasa ini. “Ini luar biasa. BIP telah menghadirkan program sosial terbesar bagi anak-anak yatim. Semoga menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berbagi dan peduli,” ujar Bupati.

Founder BIP, Ali Zainal Abidin, menambahkan, momentum Ramadan ini ia gunakan untuk mengetuk pintu langit dengan doa anak-anak yatim.

“Dari mereka, keberkahan itu lahir. Kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi menanamkan nilai kemanusiaan dan empati yang berkelanjutan. Kami berharap setiap senyum mereka menjadi inspirasi bagi semua untuk terus peduli.” tegas dia.

Acara ini menegaskan bahwa berbagi kebahagiaan di bulan suci bisa meninggalkan jejak sejarah. Penghargaan MURI menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial yang dilakukan dengan ketulusan mampu menciptakan rekor sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas.

Dengan ribuan doa yang melangit dari anak-anak yatim, Pamekasan menjadi saksi bahwa Ramadan adalah momen untuk menebar kebaikan, membangun solidaritas, dan menghadirkan kebahagiaan yang menembus batas jumlah dan ruang.

Berita Terkait

Menjaga Sumenep Tetap Bersih, Petugas DLH Bergerak di Belakang Peserta Terakhir hingga Pagi
Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat untuk Penyegaran dan Penyesuaian Organisasi
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi Dorong UMKM Perempuan Berkembang di Madura Night Vaganza
Bukan Sekadar Pengamanan, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026
H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi
Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa
Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group
Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 08:19 WIB

Menjaga Sumenep Tetap Bersih, Petugas DLH Bergerak di Belakang Peserta Terakhir hingga Pagi

Selasa, 1 September 2026 - 19:00 WIB

Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat untuk Penyegaran dan Penyesuaian Organisasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi Dorong UMKM Perempuan Berkembang di Madura Night Vaganza

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bukan Sekadar Pengamanan, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Berita Terbaru