Gerakan Kemanusiaan BIP Tak Pernah Berhenti, Disabilitas Sumenep Jadi Bagian dari Keluarga Besar Kepedulian Tanpa Batas

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Setelah menggemparkan publik dengan sederet aksi kemanusiaan yang menjangkau ribuan masyarakat kecil di berbagai daerah, Bani Insan Peduli (BIP) Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat tanpa batas. Kali ini, perhatian dan kepedulian BIP mengalir kepada keluarga besar Persatuan Penyandang Disabilitas Sumenep (PPDS).

Langkah tersebut semakin menegaskan bahwa gerakan sosial yang dibangun Founder BIP, Ali Zainal Abidin, tidak hanya menyentuh anak yatim, dhuafa, dan lansia, tetapi juga hadir untuk merangkul para penyandang disabilitas yang selama ini membutuhkan ruang perhatian, dukungan, dan pemberdayaan.

Kepedulian yang diberikan BIP mendapat sambutan hangat dari keluarga besar PPDS. Mereka mengaku terharu dan bersyukur karena masih ada lembaga sosial yang konsisten hadir untuk mendengar, mendampingi, dan memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas.

Perwakilan PPDS menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ali Zainal Abidin yang dinilai telah menunjukkan kepedulian nyata kepada kelompok disabilitas di Kabupaten Sumenep.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ali Zainal Abidin dan keluarga besar BIP Foundation. Kehadiran BIP memberikan semangat baru bagi kami. Tidak hanya bantuan yang kami rasakan, tetapi juga perhatian dan kasih sayang yang membuat kami merasa dihargai dan diperhatikan,” ungkapnya.

Menurut mereka, dukungan tersebut menjadi energi positif bagi para penyandang disabilitas untuk terus berkarya, mandiri, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Aksi sosial BIP sendiri dalam beberapa bulan terakhir terus menjadi sorotan publik. Mulai dari santunan ribuan anak yatim, program bantuan dhuafa, kegiatan sosial yang mendapatkan pengakuan MURI, bantuan bagi penyandang disabilitas, hingga program kurban spektakuler dengan penyaluran belasan sapi jumbo ke berbagai wilayah di Madura, Jawa Timur, bahkan luar daerah.

Tak hanya itu, BIP juga tengah menyiapkan pembagian ribuan tas sekolah bagi anak yatim dan dhuafa untuk menyambut tahun ajaran baru. Pada tas tersebut tertulis pesan inspiratif yang berbunyi, “Kejar cita-citamu, menjadi orang baik dan jujur untuk bangsa dan negara Indonesia.”

Program tersebut menjadi bukti bahwa BIP tidak hanya fokus pada bantuan sesaat, tetapi juga berupaya membangun harapan dan masa depan generasi muda melalui pendidikan dan pembentukan karakter.
Sementara itu, Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, menegaskan bahwa seluruh gerakan kemanusiaan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kami akan terus istiqamah menjalankan misi kemanusiaan ini. Selama Allah masih memberikan kesehatan, rezeki, dan kesempatan, kami akan terus berusaha hadir membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.

Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan bukan semata-mata tentang nilai materi, melainkan tentang menghadirkan harapan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ali Zainal Abidin juga menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan BIP merupakan bentuk bakti kepada kedua orang tua yang telah wafat, sekaligus ikhtiar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama.

“Doa kami sederhana, semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi orang tua kami dan membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Saat ini, jejak kemanusiaan BIP terus meluas dari satu daerah ke daerah lainnya. Dari anak yatim, kaum dhuafa, lansia, hingga penyandang disabilitas, semuanya dirangkul dalam semangat yang sama: menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, BIP Foundation kembali membuktikan bahwa kebaikan tidak mengenal batas, tidak mengenal sekat, dan tidak pernah berhenti berjalan. Saat banyak orang berbicara tentang kepedulian, BIP memilih untuk langsung bergerak dan menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Berita Terkait

BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah
Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura
Sumenep Borong 3 Juara 1 di FESyar Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ini Harus Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Setelah 3 Hari Tebar BBM Gratis, Bang Ali Kembali Bergerak: Kini Ratusan Warga Disasar Program Isi Ulang LPG Gratis
Festival Pendidikan UTM Bongkar Rapor Pendidikan Madura: APS Bangkalan Anjlok di Usia Remaja
Ratusan Pengendara Membeludak, Aksi BBM Gratis Bang Ali Masuk Hari Ke-3 hingga Sumenep, Warga Panjatkan Doa Kebaikan
Kebaikan Tak Berhenti, Bang Ali Pimpin Pembagian BBM Gratis bagi Pengendara di Pamekasan
Menjaga Sumenep Tetap Bersih, Petugas DLH Bergerak di Belakang Peserta Terakhir hingga Pagi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 20:11 WIB

Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WIB

Sumenep Borong 3 Juara 1 di FESyar Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ini Harus Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Jumat, 25 September 2026 - 02:42 WIB

Setelah 3 Hari Tebar BBM Gratis, Bang Ali Kembali Bergerak: Kini Ratusan Warga Disasar Program Isi Ulang LPG Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 12:24 WIB

Festival Pendidikan UTM Bongkar Rapor Pendidikan Madura: APS Bangkalan Anjlok di Usia Remaja

Berita Terbaru