Laskar Prabowo 08 Tegaskan Peran Relawan, Hadirkan PBH untuk Lindungi Masyarakat di Seluruh Indonesia

JAKARTA –Organisasi relawan Laskar Prabowo 08 menggelar pengukuhan pengurus baru sekaligus meluncurkan Pusat Bantuan Hukum, yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama penuh nuansa kebangsaan, Jumat (6/3/2026).
Acara tersebut digelar secara hybrid, menghubungkan jaringan relawan di 33 provinsi dan 155 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Momentum ini sekaligus menjadi tonggak baru bagi organisasi relawan yang selama ini dikenal aktif mengawal perjuangan politik Prabowo Subianto.
Dalam agenda tersebut diumumkan susunan Dewan Pimpinan Nasional Laskar Prabowo 08 yang diperkuat sejumlah tokoh berpengalaman dari berbagai latar belakang.
Posisi Ketua Dewan Pembina dipegang oleh pengusaha nasional sekaligus tokoh dan adik kandung Presiden Prabowo Subianto serta dikenal dekat dengan gerakan relawan Laskar Prabowo 08, Hashim S. Djojohadikusumo.
Sementara jajaran penasehat diisi sejumlah tokoh senior, di antaranya Mayjen TNI (Purn) Teddy Surachman, Lambok F. Sihombing, hingga Dr. H. Riyad.
Adapun susunan pengurus inti Laskar Prabowo 08 terdiri dari Ketua Umum Devi Taurisa, Sekretaris Jenderal Brigjen. Pol. (Purn) Dr. R. Nurhadi, S.I.K., M.Si., CHRMP, dan Bendahara Umum Timmy Rorimpandey, S.E., M.M. Sementara itu, posisi Pemimpin Harian Laskar Prabowo 08 dipercayakan kepada Hisar Tambunan, S.H., M.H.

Kehadiran para tokoh senior ini dinilai menjadi kombinasi penting antara pengalaman, jaringan, dan semangat relawan yang selama ini menjadi kekuatan utama organisasi.
Launching Pusat Bantuan Hukum
Tak hanya pengumuman pengurus Nasional, acara tersebut juga menjadi moment peluncuran Pusat Bantuan Hukum (PBH) Laskar Prabowo 08.
Lembaga ini dibentuk sebagai wadah advokasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, sekaligus bagian dari kontribusi relawan dalam mengawal tata kelola negara, khususnya di bidang supremasi hukum.
Beberapa tokoh nasional turut memperkuat lembaga ini. Di jajaran penasehat terdapat pakar hukum Elza Syarief, Irjen. Pol. (Purn.), Drs. H. Napoleon Bonaparte, M.Si, Brigjen. Pol. (Purn) Robert Haryanto Watratan, S.H., S.Sos., M.H., sementara posisi Pembina diisi oleh Dr. Nicholay Aprilindo, S.H., M.M.
Adapun Ketua Harian Pusat Bantuan Hukum Laskar Prabowo 08 dijabat oleh Dr. B. Woeryono, SH., MH., M.M.,
Wakil ketua Brian Praneda S.H, Sekretaris Hisar Tambunan, S.H., M.H.

Pesan Ketua Umum: Relawan Harus Tetap Mengawal
Ketua Umum Laskar Prabowo 08, Devi Taurisa, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru. Ia berharap jajaran yang baru dilantik mampu memperkuat peran organisasi sebagai relawan yang tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi juga sosial dan hukum.
Menurutnya, peluncuran pusat bantuan hukum merupakan langkah strategis agar organisasi bisa lebih dekat dengan masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian. Laskar Prabowo 08 harus menjadi organisasi relawan yang hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Devi.
Ia juga menambahkan, layanan bantuan hukum tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keadilan.
Mengawal Pemerintahan Prabowo–Gibran
Dalam kesempatan itu, Devi juga menyinggung pesan penting pembina organisasi, Hashim S. Djojohadikusumo, yang menekankan pentingnya peran relawan dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Menurutnya, relawan tidak boleh berhenti setelah proses politik selesai.
“Pesan dari pembina kami sangat jelas. Relawan harus tetap mengawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka agar berjalan sesuai dengan cita-cita rakyat, termasuk dalam hal supremasi hukum, keadilan sosial, dan pemberantasan praktik-praktik yang merugikan negara,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan yang dimaksud bukan dalam konteks oposisi, melainkan partisipasi masyarakat sipil untuk memastikan pemerintahan berjalan transparan dan berpihak kepada rakyat.
Ditutup dengan Buka Puasa Kebersamaan
Menjelang waktu magrib, rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti para pengurus, tokoh undangan, serta relawan dari berbagai daerah yang mengikuti secara daring.
Suasana berubah menjadi lebih cair. Tawa, obrolan ringan, dan saling sapa antarrelawan menggambarkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas gerakan relawan ini sejak awal.
Bagi Laskar Prabowo 08, malam itu bukan hanya tentang pengukuhan kepengurusan baru. Ia juga menjadi simbol bahwa gerakan relawan masih terus hidup—bergerak dari politik menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat. (*)



