Pendopo Bani Group Menjadi Saksi, Isyarat Garuda Wan Sehan Menguatkan Tekad H. Ali Zainal Abidin dalam Melanjutkan Perjuangan Kemanusiaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Di saat banyak pihak mengira langkah gerakan sosial Bani Insan Peduli (BANI) akan berakhir seiring dibubarkannya yayasan pada 15 Juli 2026, sebuah peristiwa yang sarat makna justru terjadi dua hari kemudian. Jumat (17/7/2026), Pendopo Utama Bani Group di Pamekasan menjadi saksi pertemuan antara Owner Bani Group, Ali Zainal Abidin, dengan ulama kharismatik Sayyid Habib Syaihon bin Mustofa Al Bahar, yang akrab disapa Wan Sehan.

 

Pertemuan yang berlangsung di awal bulan Safar itu hadir di tengah suasana penuh refleksi bagi para relawan. Setelah menerima nasihat dan isyarah dari Wan Sehan, Ali Zainal Abidin segera mengumpulkan para relawan dari Pamekasan dan Sumenep. Di hadapan mereka, ia menegaskan bahwa pembubaran yayasan bukanlah akhir dari pengabdian kepada masyarakat.

 

“Nama hanyalah sebuah sebutan. Bunga mawar, meskipun dinamai bunga bangkai, tetap akan memancarkan keharumannya. Begitu pula perjuangan. Nilainya tidak ditentukan oleh nama yayasan, tetapi oleh manfaat yang terus dirasakan masyarakat,” tegas Ali.

 

Pernyataan itu disambut penuh semangat oleh para relawan. Ali menilai sebuah organisasi dapat berubah bentuk, tetapi nilai kepedulian dan semangat melayani sesama tidak boleh ikut padam.

 

Momen yang paling menyita perhatian dalam pertemuan tersebut adalah ketika Wan Sehan memberikan sebuah isyarah berupa gambar Garuda. Bagi Ali Zainal Abidin, simbol itu bukan sekadar lambang negara, melainkan pengingat agar setiap relawan kembali menggali kekuatan batin, ketulusan, dan keberanian dalam menjalankan misi kemanusiaan.

 

“Habibana memberi isyarah agar kami menggali ruh dalam dada. Garuda bukan sekadar simbol negara, tetapi lambang keberanian, optimisme, keteguhan, serta komitmen untuk tetap berdiri di atas kebenaran dan keadilan,” ungkapnya.

 

Sejak berdiri pada 2023, Bani Insan Peduli telah menjalankan berbagai program sosial, mulai dari santunan anak yatim, bantuan kemanusiaan, bedah rumah, khitan massal, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Ali mengajak seluruh relawan untuk tidak menjadikan pembubaran yayasan sebagai alasan berhenti mengabdi.

 

“Kalau ruh pengabdian masih hidup, maka perjuangan tidak akan pernah mati. Yang berakhir hanyalah nama, bukan cita-cita untuk membantu sesama,” katanya.

 

Menutup pertemuan, Ali Zainal Abidin kembali menegaskan komitmennya di hadapan para relawan.

 

“Saya pantang mundur. Apa pun yang terjadi, gerakan kebaikan harus terus berjalan demi kebermanfaatan umat. Kita boleh kehilangan wadah, tetapi jangan pernah kehilangan ruh perjuangan,” pungkasnya.

Pertemuan di Pendopo Utama Bani Group itu menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat para relawan. Bagi mereka, pengabdian tidak semata-mata ditentukan oleh nama sebuah lembaga, melainkan oleh ketulusan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berita Terkait

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi
Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa
Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group
Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
CV Ayunda Hadirkan Program Pembinaan Berbasis Agribisnis, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Masa Depan
BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup
Di Balik Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Alasan Mengabadikan Nama Mendiang Orang Tua di Setiap Jejak Kebaikan BIP

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:47 WIB

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:15 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Berita Terbaru