Ramadhan Penuh Makna di SDN Panaongan III, Siswa Shalat, Mengaji, dan Berbagi untuk Sesama

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 14 Maret 2026 – Suasana religius dan penuh kepedulian sosial terasa kuat dalam kegiatan Pondok Ramadhan hari ketiga yang digelar di SDN Panaongan III pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa agar tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga memiliki empati terhadap sesama.

Sejak pagi, para siswa mengikuti shalat Dhuha berjamaah yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan ngaji bersama dan tadarus Al-Qur’an, di mana siswa membaca dan menyimak ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergantian dengan bimbingan para guru.

 

Setelah itu, siswa mendapatkan materi hikmah Ramadhan yang mengangkat tema thaharah, yakni tentang pentingnya bersuci dari hadas dan najis sebagai syarat utama dalam menjalankan ibadah. Materi ini diberikan sebagai bekal dasar agar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, baik secara fisik maupun spiritual.

Kegiatan Pondok Ramadhan semakin bermakna ketika acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah. Yang menarik, santunan tersebut diberikan langsung oleh para siswa kepada penerima.

 

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, menjelaskan bahwa santunan tersebut berasal dari program sosial sekolah yang bernama JUMPAYASIN (Jumat Sapa Yatim dan Fakir Miskin).

“Dana santunan ini berasal dari siswa yang secara sukarela menyisihkan sebagian uang jajannya setiap hari Jumat melalui program JUMPAYASIN,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam menyerahkan santunan secara langsung memiliki tujuan edukatif yang kuat.

“Anak-anak perlu melihat sendiri bahwa apa yang mereka sisihkan dari uang jajan itu benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan. Dari situ tumbuh rasa empati dan kepedulian sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi cara untuk menanamkan nilai syukur dalam diri siswa.

“Dengan melihat kondisi masyarakat sekitar yang masih membutuhkan bantuan, siswa belajar untuk lebih bersyukur sekaligus memahami pentingnya berbagi. Harapannya, nilai-nilai ini akan terus melekat hingga mereka dewasa nanti,” tuturnya.

Melalui rangkaian kegiatan Pondok Ramadhan ini, SDN Panaongan III tidak hanya mengajarkan ibadah secara ritual, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial sejak usia dini kepada para siswanya.

Berita Terkait

Menjaga Sumenep Tetap Bersih, Petugas DLH Bergerak di Belakang Peserta Terakhir hingga Pagi
Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat untuk Penyegaran dan Penyesuaian Organisasi
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi Dorong UMKM Perempuan Berkembang di Madura Night Vaganza
Bukan Sekadar Pengamanan, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026
H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi
Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa
Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group
Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 08:19 WIB

Menjaga Sumenep Tetap Bersih, Petugas DLH Bergerak di Belakang Peserta Terakhir hingga Pagi

Selasa, 1 September 2026 - 19:00 WIB

Kapolresta Tuban Tegaskan Rotasi Pejabat untuk Penyegaran dan Penyesuaian Organisasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi Dorong UMKM Perempuan Berkembang di Madura Night Vaganza

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bukan Sekadar Pengamanan, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Berita Terbaru