Semarak Hari Jadi Sumenep Menjalar ke Kepulauan, Bupati Dorong Lomba Dayung di Kangayan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Hari Jadi Kabupaten Sumenep 2026 tak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial. Semangat perayaan juga akan dibawa hingga wilayah kepulauan melalui Lomba Dayung Sampan di Pelabuhan Kayuaro, Kecamatan Kangayan.

Lomba Dayung Sampan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 18, 19, dan 20 Agustus 2026, sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan Hari Jadi. Menurutnya, momentum Hari Jadi harus menjadi perayaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Lomba dayung sampan ini menjadi bagian dari semangat kita untuk merayakan Hari Jadi Sumenep bersama masyarakat. Tradisi bahari yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat harus terus kita jaga dan kembangkan,” pesan Bupati Achmad Fauzi kepada media ini, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, Sumenep sebagai daerah kepulauan memiliki kekayaan budaya dan tradisi bahari yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat pesisir. Tradisi tersebut dinilai perlu terus dirawat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Karena itu, Lomba Dayung Sampan tidak hanya dipandang sebagai ajang olahraga dan hiburan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengenalkan kembali tradisi bahari kepada generasi muda.

Pemilihan Pelabuhan Kayuaro sebagai lokasi kegiatan semakin memperkuat nuansa tersebut. Kawasan ini memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat Kangayan yang sehari-hari bersentuhan dengan laut dan aktivitas pelayaran.

Bupati berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di wilayah kepulauan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menjadi ruang kebersamaan masyarakat, sekaligus menjaga tradisi yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.

Bang Uji, sapaan akrab Bupati Sumenep, juga mengajak masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, serta suasana kekeluargaan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar.

Hari Jadi Sumenep Menjangkau Wilayah Kepulauan

Sementara itu, pihak panitia memastikan Lomba Dayung Sampan akan digelar selama tiga hari. Pendaftaran peserta dilaksanakan di Kantor Kecamatan Kangayan, sedangkan technical meeting dijadwalkan pada 16 Agustus 2026.

Panitia menyediakan sejumlah narahubung bagi masyarakat yang membutuhkan informasi, yakni Saifullah (Bang Pullah), Pongly, dan Arsani.

Menambah daya tarik perlombaan, panitia menyiapkan hadiah Rp5 juta, trofi, dan piagam bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu warna dalam perayaan Hari Jadi Sumenep 2026. Bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa pesan bahwa tradisi bahari masyarakat kepulauan merupakan bagian penting dari identitas Sumenep.

Dari daratan hingga kepulauan, semangat Hari Jadi Sumenep diharapkan dapat dirasakan bersama. Di Pelabuhan Kayuaro, sampan akan berpacu, masyarakat berkumpul, dan tradisi bahari kembali mendapat ruang untuk dirayakan.

Berita Terkait

Ketua AJP Bakar Semangat LPM Se-Madura, Berikan Materi Jurnalistis dan Kelas Mental
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri ke Afrika, Nilainya Capai Rp17,5 Miliar
Ketahuan Mencuri Demi Anak, BIP dan IPDA Purnomo Hadir Mengubah Air Mata Menjadi Harapan
Penjahat Bernama Prabowo
BIP Foundation Bantu Yayasan ODGJ di Lamongan, Salurkan Dana Masjid 1 Miliar, Uang Kesembuhan Pasien dan Fasilitas Kesehatan
Mudik Gratis 2026, 8 Bus dari Jakarta Antar 390 Warga Pulang ke Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep Menjalar ke Kepulauan, Bupati Dorong Lomba Dayung di Kangayan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Ketua AJP Bakar Semangat LPM Se-Madura, Berikan Materi Jurnalistis dan Kelas Mental

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:53 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri ke Afrika, Nilainya Capai Rp17,5 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 23:34 WIB

Ketahuan Mencuri Demi Anak, BIP dan IPDA Purnomo Hadir Mengubah Air Mata Menjadi Harapan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WIB

Penjahat Bernama Prabowo

Berita Terbaru

Fauzo AS

Nasional

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:09 WIB