Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Di tengah geliat bisnis perhiasan emas yang identik dengan keuntungan dan investasi, H. Ali Zainal Abidin atau Bang Ali memilih membawa gagasan yang berbeda. Melalui Central 88 Gold and Jewellery, ia ingin menjadikan aktivitas perdagangan bukan hanya sebagai sumber usaha, tetapi juga sebagai jalan ibadah dan sarana berbagi kepada sesama.

Konsep itu dibangun dengan satu tujuan utama: hasil usaha didedikasikan 100 persen untuk anak yatim dan kaum duafa.

 

Bagi Bang Ali, keuntungan dari bisnis tidak semestinya hanya berhenti di meja transaksi. Ada amanah sosial yang ingin ia hidupkan melalui setiap aktivitas Central 88.

 

Founder Bashra Bani Insan Peduli (BIP) itu bahkan menggambarkan tata kelola Central 88 dengan istilah yang tidak biasa. Ia menyebut Allah Azza Wajalla sebagai Komisaris Utama, sedangkan dirinya menempatkan diri sebagai Direktur Utama sekaligus pekerja yang bertanggung jawab menjalankan roda usaha.

 

“Saat ini, saya jadi pekerja juga. Saya jadi Dirut yang bertanggung jawab penuh atas usaha ini, yang hasilnya 100 persen buat yatim dan duafa. Komisarisnya Allah Azza Wajalla,” ujar Bang Ali, Minggu (23/8/2026).

 

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana ia ingin menjalankan Central 88. Bisnis tetap dikelola secara profesional, tetapi orientasi manfaat sosial menjadi bagian penting dari keberlangsungannya.

 

MBG, Membeli Sekaligus Berbagi

 

Konsep tersebut kemudian dituangkan melalui prinsip MBG atau Membeli sama dengan Berbagi.

 

Melalui konsep ini, transaksi pembelian perhiasan di Central 88 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada konsumen, tetapi juga ikut membuka ruang kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Dengan demikian, aktivitas jual beli emas diarahkan memiliki dampak sosial. Semakin usaha berjalan, semakin besar pula peluang manfaat yang dapat diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa.

 

Bang Ali menegaskan, komitmen tersebut bukan sekadar slogan. Ia memilih terlibat langsung dalam pengelolaan usaha untuk memastikan roda bisnis sekaligus misi sosial dapat berjalan beriringan.

 

Sebagai Dirut, ia bertanggung jawab terhadap berbagai aspek, mulai dari operasional toko, pengawasan keuangan, transaksi jual beli, kualitas produk, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan hasil usaha.

 

Yang tidak kalah penting adalah memastikan keuntungan bersih yang menjadi bagian dari misi sosial dapat disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

 

Bukan Mengejar Untung Semata

 

Bagi Bang Ali, membangun usaha tidak hanya berbicara tentang berapa besar keuntungan yang diperoleh. Lebih jauh, ia ingin bisnis tersebut memiliki nilai kebermanfaatan.

 

Central 88 pun diposisikan sebagai ruang untuk mempertemukan aktivitas ekonomi dengan kepedulian sosial. Konsumen mendapatkan produk perhiasan, sementara transaksi yang berlangsung menjadi bagian dari gerakan berbagi.

 

Semangat itu menjadi pembeda Central 88 di tengah persaingan bisnis perhiasan emas.

 

“Ini bukan hanya tentang menjual emas. Ada amanah yang lebih besar, bagaimana usaha ini bisa memberikan manfaat bagi yatim dan duafa,” menjadi semangat yang dibawa dalam konsep tersebut.

 

Dengan prinsip itu, Bang Ali ingin membuktikan bahwa bisnis dan kepedulian sosial bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama ketika orientasi usaha dibangun dengan nilai kebermanfaatan.

 

Soft Opening Dibuka dengan JJS dan Hadiah Fantastis

 

Menjelang soft opening Central 88 Gold and Jewellery, kemeriahan juga disiapkan melalui kegiatan jalan-jalan sehat (JJS) gratis bagi masyarakat pada Minggu, 30 Agustus 2026.

 

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Arek Lancor, Pamekasan, mulai pukul 06.00 WIB. Peserta akan diajak mengikuti JJS dengan nuansa merah putih dalam suasana perayaan kemerdekaan.

 

Panitia menyiapkan beragam hadiah menarik. Grand prize yang disediakan antara lain satu paket umrah, tiga unit sepeda listrik, empat unit sepeda gunung, serta sejumlah peralatan elektronik seperti mesin cuci, kulkas dan televisi.

 

Hadiah perhiasan emas juga turut disiapkan, terdiri dari lima kalung emas, 10 gelang emas dan 15 cincin emas.

 

Selain itu, terdapat lima unit HP Android, voucher cashback serta ratusan hadiah menarik lainnya.

 

Kegiatan tersebut akan semakin meriah dengan penampilan Musik Daul Semut Ireng serta Bani Entertainment feat Balasyik Music.

 

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan, pengambilan kupon telah dibuka mulai 23 hingga 25 Agustus 2026 di Central 88 Gold and Jewellery, Jalan Diponegoro Nomor 88 A, Gladak Anyar, Pamekasan. Peserta cukup menunjukkan KTP.

 

Di balik kemeriahan JJS dan deretan hadiah tersebut, Central 88 ingin membawa pesan yang lebih besar: membeli sekaligus berbagi, berbisnis sekaligus mengabdi.

 

Melalui konsep MBG, Bang Ali berharap Central 88 tidak berhenti sebagai toko perhiasan, tetapi tumbuh menjadi usaha yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebab bagi dia, nilai sebuah bisnis tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari seberapa luas manfaat yang dapat dikembalikan kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak yatim dan kaum duafa.

Berita Terkait

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi
Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group
Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
CV Ayunda Hadirkan Program Pembinaan Berbasis Agribisnis, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Masa Depan
Pendopo Bani Group Menjadi Saksi, Isyarat Garuda Wan Sehan Menguatkan Tekad H. Ali Zainal Abidin dalam Melanjutkan Perjuangan Kemanusiaan
BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup
Di Balik Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Alasan Mengabadikan Nama Mendiang Orang Tua di Setiap Jejak Kebaikan BIP

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:47 WIB

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:15 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Berita Terbaru