Tak Hanya Persembahan untuk Almarhumah Bunda Ainun, BIP Foundation Guncang Haru Iduladha dengan Distribusi Sapi Jumbo ke Madura, Cirebon, Malang, hingga Lamongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Rabu, 27/5/2026 — Di tengah lantunan takbir yang menggema menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat kembali dibuat haru oleh aksi kemanusiaan Founder Bani Insan Peduli (BIP) Foundation, Ali Zainal Abidin. Sosok yang dikenal aktif dalam berbagai gerakan sosial itu kembali menebar kebahagiaan melalui program kurban besar-besaran yang menjangkau berbagai daerah.

Tak hanya mempersembahkan satu ekor sapi jumbo berbobot mencapai 1,05 ton untuk almarhumah Bunda Ainun dan keluarga tercinta yang telah wafat, Ali Zainal Abidin juga menyalurkan hewan kurban ke 13 kecamatan di Madura, wilayah Cirebon, Malang, Lamongan, hingga sejumlah panti asuhan dan pondok yatim dhuafa.

Menariknya, rata-rata sapi yang disalurkan BIP Foundation merupakan sapi-sapi jumbo dengan ukuran besar dan bobot fantastis. Kehadiran sapi kurban tersebut sontak menjadi perhatian warga di berbagai daerah karena dinilai mencerminkan kesungguhan dan totalitas dalam berbagi kebahagiaan Iduladha kepada masyarakat kecil.

Sapi raksasa yang dikurbankan secara khusus itu dipersembahkan untuk almarhumah Ainun Binti Abdullah Bani, almarhum Umar Bin Said Sabibi, serta almarhum Abdul Rahim Bin Abdul Wachdin.

“Untuk kurban yang khusus ini saya pribadi persembahkan untuk almarhumah Ainun Binti Abdullah Bani, almarhum Umar Bin Said Sabibi, dan juga almarhum Abdul Rahim Bin Abdul Wachdin. Mudah-mudahan dengan kurban khusus ini diterima Allah SWT,” ungkap Ali Zainal Abidin dengan suara penuh haru.

Bagi Founder BIP, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk cinta dan bakti yang tak pernah selesai kepada keluarga yang telah mendahului. Di balik sapi jumbo tersebut tersimpan doa panjang, penghormatan mendalam, dan harapan agar amal ibadah itu menjadi cahaya penerang bagi mereka di alam keabadian.

Suasana Iduladha kali ini pun terasa berbeda. Warga yang menerima bantuan kurban tampak antusias dan terharu. Banyak masyarakat mengaku baru pertama kali melihat distribusi sapi kurban berukuran jumbo dibagikan langsung kepada warga dan lembaga sosial di berbagai pelosok.

Melalui BIP Foundation, daging kurban nantinya akan disalurkan kepada masyarakat dhuafa, anak yatim, para lansia, hingga warga yang selama ini jarang menikmati daging kurban saat Hari Raya Iduladha.

Nama Ali Zainal Abidin sendiri selama ini dikenal aktif membangun berbagai gerakan kemanusiaan yang menyentuh hati masyarakat. Melalui BIP Foundation, ia konsisten menghadirkan santunan yatim dhuafa, bantuan sosial, pembangunan rumah tahfidz, hingga advokasi hukum gratis melalui LBH Bani Insan Peduli.

Gerakan sosial tersebut semakin dikenal luas setelah ribuan anak penyandang disabilitas memadati kegiatan sosial BIP di Pamekasan dalam suasana penuh haru dan kebersamaan. Tangis para orang tua pecah karena merasa anak-anak mereka akhirnya mendapatkan ruang perhatian dan kasih sayang yang selama ini jarang dirasakan.

Tak hanya itu, kegiatan buka puasa dan belanja kebutuhan Lebaran bersama sekitar 3.000 anak yatim di Pamekasan bahkan berhasil menyita perhatian nasional hingga memperoleh pengakuan dari MURI.

Di berbagai daerah seperti Sumenep, Malang, Lamongan hingga Cirebon, jejak sosial BIP Foundation terus meluas. Mulai dari bantuan miliaran rupiah untuk yayasan dan pembangunan masjid, pelukan hangat bagi para lansia, hingga pembangunan Istana Tahfidz Alquran bagi yatim dan dhuafa.

Kini, melalui kurban sapi-sapi jumbo di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Ali Zainal Abidin kembali menunjukkan bahwa kemanusiaan bukan sekadar tentang memberi bantuan sesaat, tetapi tentang menjaga cinta tetap hidup, menebar harapan bagi sesama, dan menghadirkan doa yang tidak pernah putus bahkan bagi mereka yang telah tiada.

Berita Terkait

Ali Zainal Abidin Tegaskan BIP Akan Selalu Ada, Ratusan Lansia Malang Tak Kuasa Menahan Air Mata
Jenderal yang Tak Menunggu Telepon
Tak Terhalang Geografis, Mahasiswa Asal Gili Raja Sumenep Bersinar di Forum Internasional ICSM Batch 5
Teknologi Pemanis Garam Madura
Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
Jelang Derby Jatim, GEN Malang Raya Ajak Semua Pihak Bangun Kesepahaman Bersama
Diperiksa sebagai Saksi di KPK, Pengusaha Tembakau Haji Her: Saya Jawab Apa Adanya
Aktivis Bajingan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:19 WIB

Tak Hanya Persembahan untuk Almarhumah Bunda Ainun, BIP Foundation Guncang Haru Iduladha dengan Distribusi Sapi Jumbo ke Madura, Cirebon, Malang, hingga Lamongan

Senin, 18 Mei 2026 - 22:41 WIB

Ali Zainal Abidin Tegaskan BIP Akan Selalu Ada, Ratusan Lansia Malang Tak Kuasa Menahan Air Mata

Senin, 18 Mei 2026 - 20:24 WIB

Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:59 WIB

Tak Terhalang Geografis, Mahasiswa Asal Gili Raja Sumenep Bersinar di Forum Internasional ICSM Batch 5

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45 WIB

Teknologi Pemanis Garam Madura

Berita Terbaru

Daerah

Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol.

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:01 WIB