Ali Zainal Abidin Tegaskan BIP Akan Selalu Ada, Ratusan Lansia Malang Tak Kuasa Menahan Air Mata

Senin, 18 Mei 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Ahad 17 Mei 2026 — Rangkaian panjang BIP Tour Jatim dari Lamongan menuju Malang berubah menjadi perjalanan kemanusiaan yang penuh haru. Setelah sebelumnya mengguncang hati publik lewat aksi sosial besar di Yayasan Berkas Bersinar Abadi Lamongan, rombongan BIP Foundation kembali melanjutkan langkahnya ke Yayasan Griya Lansia Malang dengan agenda yang hampir serupa, namun menghadirkan suasana emosional yang jauh lebih dalam.

Di tempat itu, bukan tepuk tangan yang pertama kali terdengar saat Founder BIP, Ali Zainal Abidin, tiba. Yang pecah justru isak tangis ratusan lansia yang selama ini hidup dalam keterbatasan dan kesunyian usia senja.

Sebagian dari mereka berdiri dengan tubuh renta. Sebagian lainnya hanya mampu duduk sambil menggenggam tangan relawan. Mata mereka berkaca-kaca ketika melihat rombongan BIP datang membawa bantuan, perhatian, dan yang paling mereka rindukan, yakni kepedulian tanpa batas.

Suasana mendadak berubah hening ketika beberapa lansia mulai memeluk Ali Zainal Abidin sambil berulang kali mendoakannya. Ada yang menangis tanpa kata. Ada yang terus mengusap air mata sambil mengangkat tangan berdoa.

“Semoga sehat panjang umur nak… semoga rezekinya terus dilancarkan,” ucap salah seorang lansia dengan suara bergetar.

Pemandangan itu membuat Ali Zainal Abidin tak mampu lagi menahan emosinya. Di hadapan ratusan lansia yang hidup di penghujung usia dengan kondisi tak lagi kuat, matanya mulai memerah. Suaranya beberapa kali terputus saat memberikan sambutan.

Ia mengaku, pertemuan dengan para lansia di Malang menjadi salah satu momen paling berat sekaligus paling menyentuh selama perjalanan BIP Tour Jatim berlangsung.

Sosol dermawan  yang juga disebut sebagai Abul Yatama (Bapaknya anak yatim ) berkat kepeduliannya yang tanpa batas ini bersimpuh di depan para lansia sambil memastikan bahwa mereka tidak sendirian.

“Panjenengan semua jangan cemas. Jangan merasa ditinggalkan. BIP akan terus ada di belakang panjenengan semua,” ucapnya.

Kalimat itu langsung disambut tangis para penghuni yayasan. Beberapa lansia bahkan terlihat menunduk sambil mengusap wajahnya menggunakan kerudung dan kain sarung.

Dalam kegiatan tersebut, BIP Foundation kembali menyalurkan santunan akbar, bantuan kebutuhan yayasan, peralatan penunjang operasional, hingga dukungan fasilitas sosial lainnya sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kelompok rentan yang selama ini kerap luput dari perhatian.

Namun seperti yang terjadi di Lamongan, bantuan material bukan menjadi inti utama dari gerakan ini. Yang paling terasa justru pendekatan kemanusiaan yang dibangun tanpa jarak.

Rombongan BIP membaur bersama para lansia. Mereka makan bersama, berbincang, mendengarkan cerita kehidupan para penghuni yayasan, hingga mendampingi beberapa lansia yang terlihat ingin terus berada dekat dengan para relawan.

Tidak ada sekat antara tamu dan penerima bantuan. Semua larut dalam suasana kekeluargaan yang sederhana, tetapi begitu menyentuh.

Sebelumnya, BIP Foundation juga menjadi sorotan publik saat menggelar aksi sosial besar di Yayasan Berkas Bersinar Abadi, Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (15/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, BIP menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp1 miliar.

Bantuan itu meliputi pembangunan masjid yayasan senilai Rp1 miliar, satu unit ambulans, dua ekor sapi kurban, hingga komitmen membantu penyelesaian pembelian aset tanah yayasan.

Di Lamongan, suasana haru juga pecah ketika para pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diajak berinteraksi langsung bersama relawan BIP. Mereka bernyanyi bersama, bercengkerama, hingga makan bersama tanpa rasa canggung.

Bahkan di tengah guyuran hujan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, Ali Zainal Abidin juga memperkenalkan program khusus bagi pasien ODGJ yang dinyatakan sembuh. Setiap pasien yang berhasil pulih akan mendapatkan uang saku sebesar Rp2 juta sebagai dukungan awal untuk kembali menjalani kehidupan sosial bersama keluarganya.

Program tersebut menjadi perhatian besar para undangan karena dinilai bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bentuk keberlanjutan kepedulian terhadap proses pemulihan pasien.

Rangkaian kegiatan dari Lamongan hingga Malang semakin memperlihatkan bahwa gerakan sosial BIP Foundation kini berkembang menjadi kekuatan kemanusiaan yang melibatkan banyak elemen dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari Pamekasan, Sumenep, hingga Malang.

Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation memang terus memperluas jangkauan gerakannya dengan fokus pada kelompok rentan seperti lansia, pasien ODGJ, masyarakat miskin, hingga yayasan sosial yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

Di tengah santunan, bantuan, dan berbagai fasilitas yang diberikan, ada satu hal yang paling membekas sore itu: tangis para lansia yang akhirnya merasa masih dianggap ada.

Berita Terkait

Lebarkan Sayap PT Imawa ke Jembrana Bali, Haji Her Bagi-Bagi Hadiah Umrah
Ribuan Tamu Hadiri Resepsi Pernikahan H. Bambang Budianto dan Hj. Dian Marana di Pademawu Pamekasan
Bumi Blambangan Jadi Saksi, Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Dian Mariana Satukan Dua Keluarga
Founder Bashra BIP Bang Ali Persembahkan Dua Penghargaan Tingkat Asia untuk Anak Yatim dan Dhuafa  
Dimas Hanafi Putra Bawa Nama Madura ke Panggung Nasional, Terpilih Korda IMAKIPSI Jawa Timur
MV Ocean Porter Dicegat di Perairan Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal Terbongkar
Merdeka di Tiang Bendera
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Hj. Ansari Sambangi MAN Sumenep, Dorong Lahirnya Generasi Emas Madura

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Lebarkan Sayap PT Imawa ke Jembrana Bali, Haji Her Bagi-Bagi Hadiah Umrah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Ribuan Tamu Hadiri Resepsi Pernikahan H. Bambang Budianto dan Hj. Dian Marana di Pademawu Pamekasan

Selasa, 29 September 2026 - 13:28 WIB

Bumi Blambangan Jadi Saksi, Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Dian Mariana Satukan Dua Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 22:50 WIB

Founder Bashra BIP Bang Ali Persembahkan Dua Penghargaan Tingkat Asia untuk Anak Yatim dan Dhuafa  

Kamis, 24 September 2026 - 14:19 WIB

Dimas Hanafi Putra Bawa Nama Madura ke Panggung Nasional, Terpilih Korda IMAKIPSI Jawa Timur

Berita Terbaru