Pemkab Wonosobo Pastikan Bapokting Aman dan Harga Stabil Selama Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) selama Ramadhan 1447 Hijriah dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil.

Bupati Afif Nurhidayat di Wonosobo, Selasa, mengatakan inflasi daerah masih terkendali pada angka 2,51 persen, bahkan pada Januari 2026 tercatat deflasi sebesar minus 0,51 persen.

“Meski tren harga relatif stabil, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Kami menyiapkan strategi operasi pasar melalui pasar murah untuk menjaga daya beli masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan menggelar pasar murah pada 5–14 Maret 2026 di 182 titik desa. Melalui program subsidi tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir dengan nilai tebus Rp10.000.

“Stok pangan di Wonosobo aman. Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying, belanjalah sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Wonosobo Lintang Esti Pramanasari mengatakan berdasarkan laporan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM, hingga pekan terakhir stok beras, minyak goreng, dan gula pasir masih dalam kondisi aman.

“Fluktuasi harga masih dalam koridor terkendali. Kenaikan cukup tinggi terjadi pada cabai merah, namun itu merupakan fenomena nasional. Secara umum stok aman dan harga relatif stabil,” katanya.

Ia menambahkan, sasaran pasar murah diprioritaskan bagi masyarakat desil 1 dan desil 2 yang belum menerima bantuan sosial lainnya guna menghindari tumpang tindih penerima manfaat.

Selain pasar murah, pemkab juga akan melakukan pengawasan keamanan pangan di delapan pasar utama, serta mengintensifkan penyaluran beras SPHP dan Minyakita untuk meredam potensi gejolak harga menjelang Lebaran. Koordinasi dengan Perum Bulog, kecamatan, dan pemerintah desa terus diperkuat untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Ia menuturkan, antisipasi cuaca ekstrem dan potensi deflasi sektor hortikultura juga menjadi perhatian melalui penguatan kerja sama antardaerah, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat hingga Idul Fitri.

Berita Terkait

Tak Terhalang Geografis, Mahasiswa Asal Gili Raja Sumenep Bersinar di Forum Internasional ICSM Batch 5
Teknologi Pemanis Garam Madura
Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
Jelang Derby Jatim, GEN Malang Raya Ajak Semua Pihak Bangun Kesepahaman Bersama
Diperiksa sebagai Saksi di KPK, Pengusaha Tembakau Haji Her: Saya Jawab Apa Adanya
Aktivis Bajingan
6 Hari Membuktikan, 990 Hari Membingungkan: Hukum Harus Tuntas, Bukan Setengah
Santunan Akbar Detikzone, 150 Anak Yatim hingga Penggali Kubur Terbantu di Masjid Mujahidin Pasongsongan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:59 WIB

Tak Terhalang Geografis, Mahasiswa Asal Gili Raja Sumenep Bersinar di Forum Internasional ICSM Batch 5

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45 WIB

Teknologi Pemanis Garam Madura

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:24 WIB

Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Rabu, 15 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang Derby Jatim, GEN Malang Raya Ajak Semua Pihak Bangun Kesepahaman Bersama

Jumat, 10 April 2026 - 20:15 WIB

Diperiksa sebagai Saksi di KPK, Pengusaha Tembakau Haji Her: Saya Jawab Apa Adanya

Berita Terbaru

Nasional

Teknologi Pemanis Garam Madura

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45 WIB

Fauzo AS

Hukum

Oknum LSM : Lapar Siang Malam

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:08 WIB