CV Ayunda Bantah Isu Pita Cukai KW dan Sebut Ada Oknum Diduga Menyebarkan Produk Palsu Mengatasnamakan Perusahaan

Selasa, 28 April 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Selasa, 28/4/2026– Di tengah menguatnya berbagai isu yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir dan belum terverifikasi, terkait dugaan permainan pita cukai yang disebut-sebut menyeret sejumlah pengusaha serta dikaitkan dengan berbagai spekulasi hukum, termasuk isu pemanggilan oleh lembaga penegak hukum seperti KPK, kembali muncul dinamika informasi yang menambah kompleksitas situasi di lapangan.

Derasnya arus informasi yang beredar tanpa kejelasan sumber membuat ruang publik dipenuhi berbagai spekulasi. Kondisi ini turut menimbulkan beragam persepsi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, sehingga batas antara fakta dan dugaan kian kabur.  Di tengah situasi tersebut, nama CV Ayunda Permata Sejahtera kembali disebut dalam pemberitaan yang mengarah pada dugaan penggunaan pita cukai KW.

Menanggapi hal itu, pihak perusahaan menegaskan bantahan keras dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Perusahaan yang diketahui mempekerjakan sekitar 600 karyawan ini menegaskan komitmennya untuk tetap mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usaha.

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menggunakan pita cukai palsu maupun KW dalam bentuk apa pun.

“Kami tidak pernah menggunakan pita cukai KW ataupun palsu. Tuduhan itu tidak benar dan sangat merugikan kami,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini pihaknya justru berada dalam posisi sebagai korban dari dugaan pemalsuan yang diduga mencatut nama produk CV Ayunda di pasaran.

“Justru kami yang dirugikan. Ada oknum yang diduga memalsukan pita cukai dengan mengatasnamakan AYUNDA, dan itu sudah beredar di lapangan,” ujarnya.

H. Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi informasi awal dari tim eksternal perusahaan terkait dugaan peredaran pita cukai yang menyerupai produk mereka, bahkan diduga telah menjangkau hingga tingkat penjualan eceran.

“Kami sudah menerima informasi dan bukti awal bahwa pita cukai AYUNDA diduga dipalsukan, bahkan sampai diperjualbelikan secara ecer. Ini tentu tidak bisa kami diamkan,” jelasnya.

H. Bambang menyebut, CV Ayunda Permata Sejahtera tidak akan tinggal diam dan siap menempuh langkah hukum apabila dugaan tersebut terbukti merugikan perusahaan serta mencoreng nama baik.

“Kami akan menempuh jalur hukum. Ini sudah menyangkut nama baik dan keberlangsungan perusahaan,” tegasnya.

Dalam perkembangan terbaru, H. Bambang juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum. CV Ayunda Permata Sejahtera disebut telah menjalin komunikasi dengan Polres Pamekasan serta Bea Cukai Madura untuk menelusuri dugaan adanya oknum yang memperjualbelikan pita cukai palsu dengan mencatut nama perusahaan.

Publik diharapkan dapat lebih bijak, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Di tengah derasnya arus isu yang berkembang, kemampuan memilah antara fakta dan spekulasi menjadi penting agar masyarakat tidak ikut memperluas kegaduhan yang belum memiliki dasar kebenaran yang jelas, serta tetap menjaga ruang informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Buka Traditional Pamekasan Culture, AJP-DKP Santuni Puluhan Anak Yatim
Umrah Gratis Jadi Hadiah Utama, Central 88 Ajak Masyarakat Belanja Emas Sambil Berbagi
AJP-DKP Kolaborasi Gelar Pekan Kebudayaan Madura di Arek Lancor
Bang Ali Siapkan Rencana Pembangunan Gedung Ainun Umar dan Masjid Abdur Rahim, Berawal dari Potret Santri Tidur di Luar Ruangan
BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah
Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura
Sumenep Borong 3 Juara 1 di FESyar Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ini Harus Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Setelah 3 Hari Tebar BBM Gratis, Bang Ali Kembali Bergerak: Kini Ratusan Warga Disasar Program Isi Ulang LPG Gratis

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Buka Traditional Pamekasan Culture, AJP-DKP Santuni Puluhan Anak Yatim

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Umrah Gratis Jadi Hadiah Utama, Central 88 Ajak Masyarakat Belanja Emas Sambil Berbagi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Bang Ali Siapkan Rencana Pembangunan Gedung Ainun Umar dan Masjid Abdur Rahim, Berawal dari Potret Santri Tidur di Luar Ruangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 20:11 WIB

Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura

Berita Terbaru