Rumah Reyot Ibu Salmawati Jadi Sasaran Bedah Rumah, BIP Foundation Kembali Tebar Manfaat di Pamekasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Rabu, 3/6/2026– Langkah kemanusiaan Bani Insan Peduli (BIP) Foundation seolah tak pernah berhenti. Setelah menebar manfaat bagi ribuan anak yatim, kaum dhuafa, lansia, hingga penyandang disabilitas di berbagai daerah, kini lembaga sosial yang dipimpin Ali Zainal Abidin tersebut kembali bergerak membedah rumah tidak layak huni milik Ibu Salmawati di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Program bedah rumah ini yanh kesekian kalinya ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa gerakan sosial BIP tidak hanya hadir dalam bentuk santunan dan bantuan sesaat, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, yakni tempat tinggal yang layak dan aman untuk dihuni.

Rumah tak layak huni yang selama ini ditempati Ibu Salmawati menjadi sasaran program kemanusiaan terbaru BIP Foundation. Kondisi bangunan yang memprihatinkan dinilai membutuhkan perhatian segera agar penghuninya dapat hidup lebih nyaman dan bermartabat.

Bagi BIP Foundation, bedah rumah bukan sekadar memperbaiki dinding dan atap yang rapuh. Lebih dari itu, program ini merupakan upaya menghadirkan harapan baru bagi keluarga kurang mampu yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, jejak kemanusiaan BIP memang terus menjadi sorotan publik. Mulai dari santunan ribuan anak yatim, bantuan bagi kaum dhuafa, program sosial yang mendapat pengakuan MURI, bantuan penyandang disabilitas, hingga program kurban spektakuler dengan penyaluran belasan sapi jumbo ke berbagai wilayah di Madura dan luar daerah.

Tak berhenti di situ, BIP Foundation juga tengah menyiapkan pembagian ribuan tas sekolah bagi anak yatim dan dhuafa menjelang tahun ajaran baru.

Melalui program tersebut, BIP berupaya menanamkan semangat pendidikan dan karakter kepada generasi muda.

Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, menegaskan bahwa seluruh program kemanusiaan yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin terus bergerak selama masih diberikan kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT. Kebaikan tidak boleh berhenti. Jika hari ini ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, maka di situlah kami berusaha hadir,” ujarnya.

Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan bukan semata-mata soal nilai materi, melainkan menghadirkan harapan, kebahagiaan, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri menghadapi kehidupan.

Ali Zainal Abidin juga menyampaikan bahwa berbagai program sosial yang dilakukan BIP merupakan bentuk bakti kepada kedua orang tuanya yang telah wafat, sekaligus ikhtiar agar manfaat kebaikan dapat dirasakan masyarakat luas.

Saat banyak orang berbicara tentang kepedulian, BIP Foundation memilih langsung turun ke lapangan. Dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga penyandang disabilitas, semuanya dirangkul dalam semangat yang sama: menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Saat ini, setelah sederet program kemanusiaan yang telah dijalankan, BIP kembali membuktikan bahwa gerakan sosial bukan sekadar slogan. Melalui bedah rumah Ibu Salmawati di Proppo, BIP Foundation kembali menyalakan harapan dan menghadirkan senyum bagi masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan.

 

Berita Terkait

HM Cafe dan Billiard di Kota Keris Sumenep Resmi Beroperasi, Harapan Baru Lahirkan Atlet Biliar dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
CV Ayunda Permata Sejahtera Gelar Sholawat Akbar dan Santunan 600 Anak Yatim, Tuntaskan Target 1.000 Penerima di Muharram 1448 H
Malam Puncak Haflatul Imtihan Nurul Falah Al-Amin Pamekasan, Tekankan Etika dan Moral
Founder BIP Tinjau Pembangunan Padepokan K Baher “Aoleng Bersama Allah” di Sumenep, Dorong Percepatan dan Perluasan
Karya Bakti TNI AD di Madura Segera Dimulai, Ratusan Infrastruktur Akan Dikerjakan dari Jembatan hingga RTLH dan Ribuan Program Sosial Digelar di Empat Kabupaten
BIP Guncang Lapas Pamekasan: Rp2 Miliar Digelontorkan, Ribuan Warga Binaan Terima Rp500 Ribu, 700 Kasur, Lukisan Founder Dihargai Rp10 Juta
BIP Hadirkan Harapan di Lapas Pamekasan, Rp2 Miliar, MoU Peternakan, dan Pesan Mengharukan
Gelombang Kemanusiaan BIP Terus Mengalir, Usai Santunan Muharram untuk Ribuan Yatim Kini Menyapa Penghuni Lapas Kelas IIA Pamekasan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24 WIB

HM Cafe dan Billiard di Kota Keris Sumenep Resmi Beroperasi, Harapan Baru Lahirkan Atlet Biliar dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:44 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Gelar Sholawat Akbar dan Santunan 600 Anak Yatim, Tuntaskan Target 1.000 Penerima di Muharram 1448 H

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:01 WIB

Malam Puncak Haflatul Imtihan Nurul Falah Al-Amin Pamekasan, Tekankan Etika dan Moral

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:54 WIB

Founder BIP Tinjau Pembangunan Padepokan K Baher “Aoleng Bersama Allah” di Sumenep, Dorong Percepatan dan Perluasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:21 WIB

Karya Bakti TNI AD di Madura Segera Dimulai, Ratusan Infrastruktur Akan Dikerjakan dari Jembatan hingga RTLH dan Ribuan Program Sosial Digelar di Empat Kabupaten

Berita Terbaru

Nasional

MBG: Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:57 WIB