GEN Sumenep Gelar Dialog Kebudayaan di Keraton, Ajak Generasi Muda Jaga Jati Diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Generasi Emas Nusantara (GEN) Sumenep menggelar dialog kebudayaan bertajuk “Generasi Emas; Menjaga Warisan, Menguatkan Peradaban” di Taman Andhap Asor, Keraton Sumenep, pada Selasa (9/9/2026) malam.

Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai itu menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Budayawan Nasional H. Ibnu Hajar, M.Pd.; Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.; serta Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Sumenep, Mohammad Zaini. Diskusi dipandu oleh moderator Aliya Zahra yang menjabat sebagai Sekretaris GEN Sumenep.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Hizbul Wathan, S.H., M.H.; Ketua GEN Jatim Muhammad Romli; Ketua GEN Sumenep Fauzi; serta seluruh anggota GEN se-Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Sumenep, Hizbul Wathan mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap pelestarian budaya.

“Suluk budaya merupakan proses perenungan, penghayatan, dan perjalanan batin seseorang atau kelompok untuk memahami, menjaga, serta mengamalkan nilai-nilai budaya warisan leluhur. Suluk budaya ini adalah perenungan dan pencarian jati diri kita sebagai masyarakat Sumenep dan Madura pada umumnya. Saya mewakili Bupati mengajak seluruh generasi muda Sumenep untuk merawat dan menjaga budaya sebagai jati diri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Sumenep, Mohammad Zaini, menjelaskan bahwa kebudayaan memiliki landasan hukum yang kuat dan bahwa generasi muda menjadi tumpuan harapan saat ini.

“Landasan kita dalam berbicara kebudayaan sudah jelas, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Regulasi itu menjadi payung hukum bagi perlindungan situs dan kebudayaan kita. Sumenep adalah kota dengan beragam kebudayaan, baik berupa situs, kesenian, dan sebagainya. Semua itu akan terus lestari jika generasi muda sanggup menjaganya sebagai pucuk harapan bangsa,” ungkapnya.

Di akhir sesi, Budayawan Nasional H. Ibnu Hajar mengajak generasi muda Sumenep untuk mencintai budaya sendiri dan memahami kebudayaan secara inklusif.

“Mari kita rawat dan jaga budaya Sumenep yang arif ini dengan paradigma inklusif dalam memahami kebudayaan. Saya sebenarnya iri saat berkunjung ke Jepang, bagaimana budaya dan peradaban sangat terjaga di sana. Padahal tahun 1945, saat kita sudah mendeklarasikan kemerdekaan, Jepang masih porak-poranda akibat bom Hiroshima dan Nagasaki. Namun hari ini, kita lihat sendiri bagaimana kebudayaan dan peradaban mereka sangat maju. Hal itu tidak lepas dari kepedulian generasi muda,” pungkasnya mengakhiri dialog.

Berita Terkait

Saat Hidupnya Hampir Tumbang, H. Gufron dan Istri Memilih Berbagi; Dari 5 Bungkus Nasi Kini Menjadi Gerakan Bedah Rumah dan Jumat Berkah Berkelanjutan
Rumah Reyot Ibu Salmawati Jadi Sasaran Bedah Rumah, BIP Foundation Kembali Tebar Manfaat di Pamekasan
Gerakan Kemanusiaan BIP Tak Pernah Berhenti, Disabilitas Sumenep Jadi Bagian dari Keluarga Besar Kepedulian Tanpa Batas
Pengusaha Rokok Madura Kompak Tolak SKM Golongan III Nasional, Khawatir Industri Lokal Tertekan dan Ribuan Pekerja Terancam
Pemakaman Sang Ibunda Ainun Bani Jadi Lautan Manusia: Santunan Mengalir, Ribuan Warga Sambut Hangat Founder BIP Ali Zainal Abidin dengan Penuh Cinta
CV Ayunda Guncang Semarak Hardiknas SDN Barkot 3! JJS Berhadiah Umroh Jadi Puncak Antusiasme Ribuan Masyarakat
Sapi Kurban Jumbo 1 Ton Milik Founder BIP Ali Zainal Abidin Jadi Lambang Bakti Tak Terbatas kepada Almarhumah Ibunda Ainun dan Keluarga
Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:31 WIB

GEN Sumenep Gelar Dialog Kebudayaan di Keraton, Ajak Generasi Muda Jaga Jati Diri

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:39 WIB

Saat Hidupnya Hampir Tumbang, H. Gufron dan Istri Memilih Berbagi; Dari 5 Bungkus Nasi Kini Menjadi Gerakan Bedah Rumah dan Jumat Berkah Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:48 WIB

Rumah Reyot Ibu Salmawati Jadi Sasaran Bedah Rumah, BIP Foundation Kembali Tebar Manfaat di Pamekasan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:18 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Tolak SKM Golongan III Nasional, Khawatir Industri Lokal Tertekan dan Ribuan Pekerja Terancam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:22 WIB

Pemakaman Sang Ibunda Ainun Bani Jadi Lautan Manusia: Santunan Mengalir, Ribuan Warga Sambut Hangat Founder BIP Ali Zainal Abidin dengan Penuh Cinta

Berita Terbaru

Nasional

Presiden! KEK Tembakau : Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Jun 2026 - 14:47 WIB