YOGYAKARTA – Langkah kemanusiaan yang terus diistiqamahkan Bani Insan Peduli (BIP) Foundation kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Kali ini, melalui kepedulian Founder BIP, H. Ali Zainal Abidin, bantuan sebesar Rp100 juta disalurkan kepada Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai di Kotagede, Yogyakarta.
Bantuan tersebut disambut penuh haru oleh pengasuh sekaligus pendiri Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai, Ipda Nur Ali Suwandi, yang akrab disapa Bon Ali, bersama ratusan anak yatim, piatu, anak telantar, dan anak-anak kurang mampu yang selama ini berada dalam pengasuhan yayasan.
Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai yang berlokasi di Gang Janoko, Jalan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, selama bertahun-tahun dikenal sebagai rumah harapan bagi anak-anak yang kehilangan kasih sayang orang tua. Di bawah kepemimpinan Bon Ali, seorang anggota Polda DIY, yayasan tersebut telah menjadi tempat berlindung sekaligus pusat pendidikan dan pembinaan karakter bagi ratusan anak.
Menerima bantuan dari Founder BIP, Bon Ali mengaku sangat terharu. Menurutnya, kepedulian H. Ali Zainal Abidin bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan operasional yayasan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang luar biasa bagi anak-anak yang diasuhnya.
“Atas nama keluarga besar Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Ali Zainal Abidin atas kasih sayang, perhatian, dan sedekahnya kepada ratusan anak-anak yatim piatu Bumi Damai. Kebaikan panjenengan menjadi cahaya kebahagiaan bagi anak-anak yang selama ini sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian,” ujar Bon Ali.
Ia mengatakan, senyum yang terpancar dari wajah anak-anak setelah mengetahui adanya bantuan tersebut merupakan kebahagiaan yang tidak dapat dinilai dengan materi.
“Anak-anak kami begitu bahagia. Mereka merasa masih banyak orang baik yang mencintai dan peduli kepada mereka. Itu adalah hadiah yang jauh lebih besar daripada nilai bantuan itu sendiri,” ungkapnya.
Bon Ali menambahkan, setiap sedekah yang diberikan dengan hati yang tulus akan menjadi investasi akhirat yang tidak pernah terputus.
“Semoga setiap langkah kebaikan Bapak H. Ali Zainal Abidin dibalas oleh Allah SWT dengan rezeki yang berkah, kesehatan, umur panjang, kemuliaan dunia dan akhirat. Semoga doa-doa anak yatim menjadi jalan datangnya rahmat, pertolongan, dan keberkahan Allah SWT bagi beliau beserta seluruh keluarga. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tuturnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh ratusan anak yatim penghuni Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. Dengan penuh haru mereka mendoakan agar Allah SWT senantiasa menjaga H. Ali Zainal Abidin beserta keluarga besar BIP Foundation.
“Terima kasih Ayah Haji Ali Zainal Abidin. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang melimpah dan berkah. Semoga Allah membalas semua kebaikan Ayah dengan pahala yang berlipat ganda,” ucap ratusan anak yatim seraya mengamini
Sementara itu, Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, mengatakan bahwa seluruh aktivitas sosial yang dilakukan BIP merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
“Kami hanya ingin menjadi jalan bagi hadirnya kebahagiaan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Anak-anak yatim adalah amanah Allah yang harus kita muliakan. Selama Allah masih memberikan kemampuan, insyaallah kami akan terus berbagi. Harta terbaik bukanlah yang disimpan, tetapi yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama,” katanya.
Tokoh inspiratif yang dikenal luas sebagai tokoh ahli sedekah masif ini menegaskan, gerakan Fastabiqul Khairat yang diusung BIP Foundation akan terus dijalankan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami tidak ingin berhenti pada satu kegiatan. Selama masih ada anak yatim yang membutuhkan uluran tangan, kaum dhuafa yang memerlukan bantuan, lansia yang harus diperhatikan, maupun pesantren dan panti asuhan yang membutuhkan dukungan, insyaallah BIP akan terus hadir. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah dan mengajak semakin banyak orang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan,” tegas H. Ali Zainal Abidin.
Bantuan kepada Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai merupakan bagian dari rangkaian BIP Tour D’Jatim Part II, setelah sebelumnya BIP Foundation sukses menggelar Gebyar Fastabiqul Khairat di Sumenep dengan menyantuni ribuan anak yatim dan dhuafa, membagikan tiga paket umrah gratis, sembako, hadiah uang tunai, serta berbagai program sosial lainnya.
Sebelumnya, BIP Foundation sukses menggelar Gebyar Fastabiqul Khairat di Kabupaten Sumenep yang dipusatkan di kediaman Founder BIP, H. Ali Zainal Abidin. Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat itu menghadirkan kebahagiaan bagi ribuan anak yatim dan kaum dhuafa melalui santunan uang tunai, paket sembako, serta pengundian tiga paket umrah gratis dan puluhan hadiah uang tunai.
Tidak hanya itu, jauh sebelum kegiatan tersebut, BIP Foundation juga telah merealisasikan berbagai program kemanusiaan di sejumlah daerah. Di antaranya meresmikan rumah layak huni bagi keluarga penyandang disabilitas, membangun sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, membagikan ribuan seragam sekolah kepada anak yatim dan dhuafa, memberikan bantuan kepada lansia dan penyandang disabilitas, serta menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.
BIP juga aktif memberikan bantuan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, panti asuhan, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pamekasan. Bahkan melalui program BIP Tour Jatim, yayasan tersebut telah menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan untuk pembangunan masjid, pengadaan ambulans, bantuan ternak produktif, penguatan aset yayasan, hingga pemberdayaan penyintas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah pulih.
Dalam rangkaian BIP Tour D’Jatim Part II, selain menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai Yogyakarta, BIP Foundation juga akan menyantuni 1.000 anak yatim dan kaum dhuafa di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Rombongan kemudian melanjutkan misi kemanusiaan ke Griya Lansia di Kecamatan Wajak untuk menyerahkan bantuan kepada para penghuni lanjut usia, sebelum bertolak ke Kabupaten Kediri guna memulai pembangunan Asrama Umar Syarif di lingkungan Pondok Pesantren Rimba Wonoagung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan pesantren.
Sejak berdiri pada tahun 2023, BIP Foundation terus menunjukkan konsistensinya sebagai lembaga kemanusiaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, layanan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, pembangunan sarana air bersih, bantuan bagi penyandang disabilitas dan lansia, pembangunan fasilitas ibadah, penanganan kebencanaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui gerakan kemanusiaan yang terus berlanjut dari satu daerah ke daerah lainnya, BIP Foundation menegaskan bahwa Fastabiqul Khairat bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen dan ikhtiar nyata untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan, menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi anak yatim, kaum dhuafa, pesantren, panti asuhan, penyandang disabilitas, lansia, serta seluruh masyarakat yang membutuhkan. Filosofi yang dipegang teguh Founder BIP, H. Ali Zainal Abidin, tetap sama, yakni kebahagiaan sejati adalah ketika nikmat yang diberikan Allah SWT dapat dirasakan dan dibagikan kepada sebanyak mungkin orang.











