Penyaluran Zakat Tukang Becak di Pamekasan Tersandung Masalah Data

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah tukang becak menunggu proses penyaluran zakat di Pamekasan, menghadapi masalah administrasi yang harus segera diselesaikan.

Sejumlah tukang becak menunggu proses penyaluran zakat di Pamekasan, menghadapi masalah administrasi yang harus segera diselesaikan.

PAMEKASAN – Agenda penyaluran bantuan zakat mal bagi tukang becak di Kabupaten Pamekasan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pamekasan diwarnai polemik terkait keakuratan data penerima manfaat. Kegiatan tersebut menghadirkan sekitar 200 tukang becak dan merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dengan lembaga sosial Bani Insan Peduli.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa paket sembako sepenuhnya disediakan oleh pihak Bani Insan Peduli. Sementara data penerima manfaat disesuaikan dengan daftar yang diajukan oleh pihak Pemkab Pamekasan. Salah satu persyaratan bagi penerima bantuan adalah wajib membawa alat profesinya, yakni becak, sebagai bukti bahwa mereka benar-benar berprofesi sebagai tukang becak.

Pada awal kegiatan, proses penyaluran bantuan berlangsung lancar dan tertib. Namun, setelah penyaluran berjalan beberapa waktu, pihak penyelenggara menemukan sejumlah penerima yang datang tanpa membawa becak. Bahkan, di antara nama yang tercantum dalam daftar penerima, terdapat beberapa orang yang diketahui masih berusia anak-anak.
Temuan tersebut memicu pertanyaan dari pihak Bani Insan Peduli terkait validitas data penerima yang diajukan.

“Sebenarnya keinginan dari pihak Bani Insan Peduli konsep kegiatannya tidak seperti ini. Kami berharap para penerima bisa membawa becaknya,” tegas salah satu pengurus Bani Insan Peduli saat ditemui di lokasi kegiatan.

Situasi tersebut sempat menimbulkan kebingungan di lapangan mengenai pihak yang harus bertanggung jawab atas ketidaksesuaian data penerima bantuan. Pihak yang ditunjuk untuk mengoordinir kegiatan dinilai belum memberikan penjelasan yang memuaskan kepada Bani Insan Peduli sebagai pihak penyedia bantuan.


Bahkan, pihak Bani Insan Peduli mengaku merasa dimanipulasi terkait data penerima manfaat. Saat dimintai pertanggungjawaban, koordinator di lapangan hanya memberikan penjelasan singkat.

“Ini kebanyakan dari pihak tukang becak yang dari jauh,” ungkap salah satu penanggung jawab dengan nada sedikit gemetar ketika dimintai keterangan oleh pihak Bani Insan Peduli.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang bertanggung jawab atas penyusunan data penerima manfaat masih belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan terkait alasan banyaknya penerima yang tidak membawa becak, bahkan terdapat penerima yang dinilai tidak memenuhi persyaratan karena masih tergolong anak-anak.

Berita Terkait

Umrah Gratis Jadi Hadiah Utama, Central 88 Ajak Masyarakat Belanja Emas Sambil Berbagi
AJP-DKP Kolaborasi Gelar Pekan Kebudayaan Madura di Arek Lancor
Bang Ali Siapkan Rencana Pembangunan Gedung Ainun Umar dan Masjid Abdur Rahim, Berawal dari Potret Santri Tidur di Luar Ruangan
BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah
Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura
Sumenep Borong 3 Juara 1 di FESyar Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ini Harus Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Setelah 3 Hari Tebar BBM Gratis, Bang Ali Kembali Bergerak: Kini Ratusan Warga Disasar Program Isi Ulang LPG Gratis
Festival Pendidikan UTM Bongkar Rapor Pendidikan Madura: APS Bangkalan Anjlok di Usia Remaja

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Umrah Gratis Jadi Hadiah Utama, Central 88 Ajak Masyarakat Belanja Emas Sambil Berbagi

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:48 WIB

AJP-DKP Kolaborasi Gelar Pekan Kebudayaan Madura di Arek Lancor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

BLT DBHCHT Rp600 Ribu Diterima Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan, H. Bambang: Semoga Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 20:11 WIB

Kepedulian Bang Ali Terus Menyala, BASHRA BIP Kembali Tebar BBM Gratis di Empat Kabupaten Madura

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WIB

Sumenep Borong 3 Juara 1 di FESyar Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ini Harus Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Berita Terbaru