BRI Sumenep Perketat Pengawasan dan Budaya Integritas di Seluruh Lini Operasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jumat, 19/6/2026– – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan sikap kelembagaan yang kuat dalam menjaga integritas, transparansi, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini operasional perbankan, termasuk di wilayah BRI Cabang Sumenep.

 

Di tengah berkembangnya dinamika informasi dan perhatian publik terhadap perkara yang tengah bergulir di ranah hukum, BRI menegaskan bahwa seluruh proses yang berlangsung sepenuhnya dihormati dan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

 

Perusahaan memastikan tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun, serta mendukung penuh proses peradilan agar berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

BRI memandang bahwa setiap peristiwa dalam ekosistem perbankan harus menjadi bahan penguatan sistem, bukan sekadar catatan administratif semata. Karena itu, berbagai langkah korektif dan preventif terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen menjaga kepercayaan publik yang menjadi fondasi utama industri perbankan nasional.

 

Penguatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi sistem pengawasan internal, peningkatan kontrol berlapis, serta evaluasi berkala terhadap seluruh proses bisnis. Selain itu, BRI juga terus memperkuat budaya kerja berintegritas yang menempatkan kepatuhan, kehati-hatian, dan tanggung jawab profesional sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas operasional.

 

BRI kembali menegaskan penerapan kebijakan zero tolerance terhadap fraud sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar dalam menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan. Setiap potensi penyimpangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan internal maupun regulasi yang berlaku tanpa pengecualian.

 

Pemimpin Cabang BRI Sumenep, Ali Topan, menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh layanan perbankan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan regulator.

 

“BRI terus memperkuat sistem kepatuhan, pengawasan internal, serta budaya kerja berintegritas agar seluruh aktivitas operasional tetap berada dalam koridor tata kelola yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga yang harus dijaga melalui kinerja yang profesional, transparan, dan akuntabel di seluruh lini layanan.

Terkait berbagai informasi yang berkembang di ruang publik mengenai proses hukum yang sedang berjalan, BRI memilih untuk tidak memberikan komentar terhadap substansi perkara. Perusahaan tetap konsisten menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung.

Dalam perspektif kelembagaan, BRI menegaskan bahwa transparansi dan kepatuhan hukum merupakan dua pilar yang tidak terpisahkan dalam memperkuat sistem tata kelola perusahaan.

Karena itu, setiap dinamika yang terjadi justru menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengendalian risiko, meningkatkan kualitas pengawasan, serta memastikan operasional perbankan tetap berada pada jalur yang aman, sehat, dan terpercaya.

Dengan berbagai langkah tersebut, BRI menegaskan kembali posisinya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga konsisten menjaga integritas, memperkuat tata kelola, dan memastikan stabilitas serta kepercayaan publik tetap terjaga secara berkelanjutan.

Di tengah berbagai dinamika yang terjadi, BRI meneguhkan satu prinsip utama: kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga dengan disiplin, sistem yang kuat, dan integritas yang tidak dapat ditawar.

Penulis : Red

Berita Terkait

Aksi Besar Muharram! Valen DA7 Bersama BIP Tebar Kepedulian dari Kepulauan Kangean hingga Ribuan Anak Yatim di Sumenep
Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Hadirkan Gelombang Kepedulian, Ribuan Yatim Banjiri Sumenep di Momentum Muharram
Air Mata Haru di 1 Muharram: Owner Ayunda H. Bambang Budianto Kenang Masa Menjadi Yatim, Kini Berbagi untuk 1.000 Anak
Founder BIP Bang Ali Zainal Abidin Rayakan Ultah ke-46 di 1 Suro, Diselimuti Doa doa Mustajab dan Keberkahan
Soekarno Fun Run 2026 Non APBD Jadi Pesta Rakyat, Ribuan Peserta Berebut Hadiah dan Dukung UMKM Sumenep
Tangan-Tangan Kreatif Siswa SDN Soddara I Sulap Sampah Plastik Jadi Barang Bernilai
Mengantar Generasi Masa Depan, SDN Barkot 3 Gelar Tasyakuran Kelulusan yang Sarat Pesan Pendidikan
Gratis dan Penuh Manfaat, Soekarno Fun Run Sumenep 2026 Libatkan 250 UMKM dan 1.000 Voucher Jajan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:02 WIB

Aksi Besar Muharram! Valen DA7 Bersama BIP Tebar Kepedulian dari Kepulauan Kangean hingga Ribuan Anak Yatim di Sumenep

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:59 WIB

BRI Sumenep Perketat Pengawasan dan Budaya Integritas di Seluruh Lini Operasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:43 WIB

Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Hadirkan Gelombang Kepedulian, Ribuan Yatim Banjiri Sumenep di Momentum Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:21 WIB

Air Mata Haru di 1 Muharram: Owner Ayunda H. Bambang Budianto Kenang Masa Menjadi Yatim, Kini Berbagi untuk 1.000 Anak

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:13 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Non APBD Jadi Pesta Rakyat, Ribuan Peserta Berebut Hadiah dan Dukung UMKM Sumenep

Berita Terbaru