BIP Guncang Lapas Pamekasan: Rp2 Miliar Digelontorkan, Ribuan Warga Binaan Terima Rp500 Ribu, 700 Kasur, Lukisan Founder Dihargai Rp10 Juta

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas IIA Pamekasan saat semangat fastabiqul khairat kembali digaungkan oleh Bani Insan Peduli (BIP) Foundation dalam rangkaian gerakan kemanusiaan Muharram 1448 Hijriah, Sabtu (20/6/2026).

Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, ratusan warga binaan, petugas lapas, serta tamu undangan dan wartawan dibuat terdiam ketika Founder BIP, H. Ali Zainal Abidin, menyampaikan pesan motivasi bertajuk “La Tahzan Illa Ma’ana” (Jangan Bersedih, Allah Bersama Kita). Suasana aula yang semula formal berubah menjadi ruang hening penuh refleksi.

Dalam orasinya, ia mengajak warga binaan untuk tidak terjebak pada masa lalu, melainkan menjadikan masa pembinaan sebagai titik balik kehidupan yang lebih baik.

“Selama ada ruang untuk fastabiqul khairat, insyaAllah BIP akan selalu hadir dengan siapapun dan apapun,” ujarnya di hadapan warga binaan dan awak media.

Sejumlah warga binaan tampak menunduk haru, bahkan sebagian terlihat berkaca-kaca. Momen itu berubah menjadi ruang muhasabah yang dalam, ketika pesan perubahan dan harapan disampaikan tanpa sekat.

Dalam kegiatan tersebut, BIP bersama pihak Lapas Pamekasan menyalurkan bantuan dalam skala besar, mulai dari ribuan mushaf Al-Qur’an, santunan warga binaan, hingga program kerja sama pembinaan senilai sekitar Rp2 miliar yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).

Tak hanya itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa uang tunai Rp500 ribu kepada ribuan warga binaan, serta 700 kasur untuk menunjang kebutuhan dasar di lingkungan lapas.

Momen lain yang menarik perhatian terjadi ketika sebuah lukisan wajah Founder BIP, H. Ali Zainal Abidin, diberikan apresiasi senilai Rp10 juta sebagai bentuk penghormatan atas karya seni yang dihasilkan dalam suasana kegiatan tersebut.

Selain bantuan sosial, BIP juga meluncurkan program BIP Farm, sebuah model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan terpadu di lingkungan lapas. Program ini mencakup pengembangan peternakan ayam petelur hingga 10.000 ekor, pelatihan kewirausahaan, serta pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan agar memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

“Harapannya, mereka bisa menjadi bahan muhasabah. Saat keluar nanti, mereka menjadi pribadi yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih bermanfaat,” ujar H. Ali Zainal Abidin.

Kegiatan di Pamekasan ini menjadi bagian dari rangkaian besar gerakan kemanusiaan BIP di bulan Muharram. Sehari sebelumnya, BIP juga menggelar kegiatan bersama ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep yang berlangsung haru saat santunan dan bantuan pendidikan disalurkan.

Dalam berbagai kesempatan, BIP menegaskan bahwa seluruh gerakan ini berangkat dari keyakinan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi sesama.

“Kami percaya kemuliaan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi dari bagaimana masyarakat memperlakukan mereka yang lemah dan membutuhkan pertolongan. Selama masih ada yang membutuhkan bantuan, kami akan terus bergerak,” tegasnya.

Dari Sumenep hingga Pamekasan, pesan yang dibawa tetap sama: tidak ada manusia yang ditinggalkan dalam perjalanan hidup, dan setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk berubah.

Berita Terkait

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi
Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa
Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group
Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
CV Ayunda Hadirkan Program Pembinaan Berbasis Agribisnis, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Masa Depan
Pendopo Bani Group Menjadi Saksi, Isyarat Garuda Wan Sehan Menguatkan Tekad H. Ali Zainal Abidin dalam Melanjutkan Perjuangan Kemanusiaan
BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:47 WIB

H. Bambang Beli Produk Pemuda Tani, Ayunda Group Dorong Singkong Pamekasan Jadi Komoditas Bernilai Tinggi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Bang Ali Jadikan Toko Emas Central 88 Pamekasan sebagai Bisnis Berbasis Ibadah: Hasil Usaha untuk Yatim dan Duafa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Dapat Doorprize Umrah, Faruk Bakal Berangkat ke Tanah Suci Bersama 35 Karyawan Ayunda Group

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:15 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Berita Terbaru