KNPI Pamekasan Tekankan Pengawasan Ketat MBG demi Kepentingan Publik

Selasa, 28 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Sekretaris KNPI Pamekasan, Hasan Basri, menegaskan pentingnya pengawasan bersama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai audiensi dengan Satgas dan Korwil MBG.

Ia menyebut, pengawasan diperlukan agar program nasional tersebut berjalan sesuai aturan, bermanfaat bagi masyarakat, serta tidak mencemari lingkungan.

Di lapangan, ditemukan persoalan serius. Dari sekitar 120 SPPG, hanya 7 dapur yang memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar, sementara 112 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hasan menegaskan, pengelolaan limbah bukan sekadar formalitas. Dapur wajib memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan, jika tidak berpotensi menjadi pelanggaran serius hingga berujung sanksi pidana.

KNPI merekomendasikan penutupan sementara dapur yang belum memenuhi syarat guna mencegah pencemaran.

Selain itu, masyarakat juga diminta aktif mengawasi. Orang tua dan penerima manfaat diimbau melaporkan atau mempublikasikan jika ditemukan penurunan kualitas maupun kuantitas MBG.

Menurut Hasan, kesadaran kolektif menjadi kunci untuk menekan potensi penyimpangan, mengingat program ini didukung anggaran besar negara.

Ia pun menantang ketegasan pemerintah daerah untuk berani bertindak terhadap pelanggaran.

“Sekarang tinggal kita lihat, ada tidak keberanian untuk bertindak tegas,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
CV Ayunda Hadirkan Program Pembinaan Berbasis Agribisnis, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Masa Depan
Pendopo Bani Group Menjadi Saksi, Isyarat Garuda Wan Sehan Menguatkan Tekad H. Ali Zainal Abidin dalam Melanjutkan Perjuangan Kemanusiaan
BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup
Di Balik Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Alasan Mengabadikan Nama Mendiang Orang Tua di Setiap Jejak Kebaikan BIP
Tour Jatim Part II Tebar Jejak Amal Jariyah, BIP Foundation Abadikan Nama Ayahanda Lewat Pembangunan Asrama Umar Syarif di Ponpes Rimba Malang
Bos CV Ayunda Bambang Budianto Sentil Ketimpangan DBHCHT, Petani Tembakau Madura Diminta Tak Terus Jadi Korban

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmikan Kontes Bergengsi se-Jatim, Dandim Sumenep: Merawat Bonsai Sama dengan Menanam Nilai Kesabaran dan Kebersamaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:15 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

CV Ayunda Hadirkan Program Pembinaan Berbasis Agribisnis, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Masa Depan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:42 WIB

Pendopo Bani Group Menjadi Saksi, Isyarat Garuda Wan Sehan Menguatkan Tekad H. Ali Zainal Abidin dalam Melanjutkan Perjuangan Kemanusiaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:09 WIB

BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup

Berita Terbaru

Fauzo AS

Nasional

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:09 WIB