Mahapala Unira dan Sispala Tanam 500 Mangrove, Jaga Pesisir Pamekasan

Jumat, 24 April 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Momentum Hari Bumi dimanfaatkan Mahapala Unira dengan menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan. Bersama Siswa Pecinta Alam (Sispala) se-Pamekasan, mereka menanam 500 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan.

Kegiatan ini menjadi respons atas kondisi pesisir yang dinilai rentan terhadap abrasi. Ketua Umum Mahapala Unira, Hendri Hermawan, mengatakan bahwa lokasi penanaman dipilih berdasarkan hasil survei lapangan yang menunjukkan tingginya tingkat kerusakan garis pantai.

“Kami melihat abrasi di wilayah ini masih menjadi persoalan serius. Melalui penanaman mangrove, kami ingin mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan pesisir,” ujarnya.

Selain mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Basid selaku Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) serta Nur Faisal yang menjabat Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Jawa Timur.

Basid menekankan pentingnya keberlanjutan aksi lingkungan agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan dan menjadi gerakan bersama dalam menjaga alam,” katanya.

Sementara itu, Nur Faisal menyebut penanaman mangrove sebagai langkah strategis dalam menjaga ekosistem pesisir. Menurutnya, mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang laut.

“Mangrove ini adalah sabuk hijau yang melindungi daratan. Menjaganya berarti menjaga masa depan pesisir,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Mahapala Unira berharap penanaman 500 bibit mangrove tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga dan merawat ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Skandal PKH Mantajun Mengarah ke Tersangka, Kuasa Hukum Desak APH Bertindak Cepat
Hari Bumi 2026: “Our Power, Our Planet”, Ketua GEN Jatim Serukan Aksi Nyata untuk Masa Depan Bumi
Kiai, Kades, dan Pengusaha Bersatu dalam Sinergi Budaya Macapat Samman
SDN Pasongsongan IV Jadi Wakil Pasongsongan di ISCO Hardiknas 2026, Targetkan Prestasi Terbaik di Tingkat Kabupaten
Diserbu Kaula Muda! SkY Coffe Grounds Sumenep Langsung Viral di Hari Grand Opening
KKKS Kecamatan Pasongsongan Gelar Pertemuan Rutin, Bahas TKA hingga Safari Pendidikan
Lautan Manusia di Blumbungan! Ribuan Petani dan Ulama Sambut Haji HER dengan Doa
Sinergi Kader dan Digitalisasi Jadi Fokus Konferensi MWC NU Pasongsongan 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:37 WIB

Mahapala Unira dan Sispala Tanam 500 Mangrove, Jaga Pesisir Pamekasan

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Skandal PKH Mantajun Mengarah ke Tersangka, Kuasa Hukum Desak APH Bertindak Cepat

Kamis, 23 April 2026 - 00:24 WIB

Hari Bumi 2026: “Our Power, Our Planet”, Ketua GEN Jatim Serukan Aksi Nyata untuk Masa Depan Bumi

Sabtu, 18 April 2026 - 10:35 WIB

SDN Pasongsongan IV Jadi Wakil Pasongsongan di ISCO Hardiknas 2026, Targetkan Prestasi Terbaik di Tingkat Kabupaten

Jumat, 17 April 2026 - 22:21 WIB

Diserbu Kaula Muda! SkY Coffe Grounds Sumenep Langsung Viral di Hari Grand Opening

Berita Terbaru