Sinergi Kader dan Digitalisasi Jadi Fokus Konferensi MWC NU Pasongsongan 2026

Minggu, 12 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Konferensi Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pasongsongan sukses digelar pada Minggu, 12 April 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al Furqon, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah gerak NU di tingkat kecamatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep periode 2025–2030, KH Md Widadi Rahim, serta Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo. Turut hadir pula jajaran pengurus MWC NU Pasongsongan, Ketua Badan Otonom, Ketua Lembaga dan pengurus ranting NU se-Kecamatan Pasongsongan.

 

Dalam sambutannya, Camat Pasongsongan menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat demi menjaga kondusifitas wilayah.

“Sinergi yang sudah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan, demi menciptakan Pasongsongan yang aman, harmonis, dan progresif dalam pembangunan ke depan,” ujar Fariz.

Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, menyoroti pentingnya tata kelola organisasi yang baik dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia mengingatkan bahwa penguatan struktur organisasi harus selaras dengan tema Muktamar NU saat ini, yaitu Menguatkan Akar, Mengukuhkan Barisan.

Menurutnya, seluruh program NU seharusnya lahir dari kebutuhan akar rumput, bukan bersifat top-down. Pendekatan berbasis bawah dinilai lebih relevan dalam menjawab tantangan umat di era modern.

“NU harus terus bergerak dari bawah. Program-program yang dijalankan harus benar-benar berasal dari kebutuhan jamaah, sehingga manfaatnya lebih nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung tantangan era digitalisasi yang kian kompleks. Para pengurus NU diharapkan mampu menjadi penuntun sekaligus pengawal gerakan berbasis massa agar tetap berada pada koridor nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Di era digital ini, kita dituntut bijak dalam menyikapi arus informasi. Pengurus NU harus hadir sebagai penjaga arah, agar gerakan umat tetap terarah, moderat, dan membawa kemaslahatan,” imbuhnya.

Konferensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum formal organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat Pasongsongan yang religius, rukun, dan berdaya saing di tengah perubahan zaman.

Berita Terkait

BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup
Di Balik Polemik Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Alasan Mengabadikan Nama Mendiang Orang Tua di Setiap Jejak Kebaikan BIP
Tour Jatim Part II Tebar Jejak Amal Jariyah, BIP Foundation Abadikan Nama Ayahanda Lewat Pembangunan Asrama Umar Syarif di Ponpes Rimba Malang
Bos CV Ayunda Bambang Budianto Sentil Ketimpangan DBHCHT, Petani Tembakau Madura Diminta Tak Terus Jadi Korban
Dari Madura untuk Yogyakarta, Fastabiqul Khairat BIP Salurkan Rp100 Juta kepada Ratusan Anak Yatim Bumi Damai
Usai Gebyar Fastabiqul Khairat di Sumenep dan Pamekasan, BIP Tour Jatim II Kembali Gulirkan Aksi Kemanusiaan di Malang dan Kediri
Resepsi Keluarga dan Ultah Sang Istri Jadi Gebyar Fastabiqul Khairat, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Bagikan 3 Paket Umrah, Santunan Ratusan Juta, dan Sembako
Villa BIP di Pamekasan Bergema Gambusan, H. Ali Zainal Abidin Ajak Relawan Rayakan Kebahagiaan Setelah Seharian Menebar Manfaat

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:09 WIB

BIP Foundation Dibubarkan, Namun Amal dan Jejak Kemanusiaannya Akan Terus Hidup

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:09 WIB

Tour Jatim Part II Tebar Jejak Amal Jariyah, BIP Foundation Abadikan Nama Ayahanda Lewat Pembangunan Asrama Umar Syarif di Ponpes Rimba Malang

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:35 WIB

Bos CV Ayunda Bambang Budianto Sentil Ketimpangan DBHCHT, Petani Tembakau Madura Diminta Tak Terus Jadi Korban

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:01 WIB

Dari Madura untuk Yogyakarta, Fastabiqul Khairat BIP Salurkan Rp100 Juta kepada Ratusan Anak Yatim Bumi Damai

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:57 WIB

Usai Gebyar Fastabiqul Khairat di Sumenep dan Pamekasan, BIP Tour Jatim II Kembali Gulirkan Aksi Kemanusiaan di Malang dan Kediri

Berita Terbaru

Fauzo AS

Nasional

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Senin, 13 Jul 2026 - 22:39 WIB